Polsek Sakbar Atensi Titik Rawan Perbatasan Lotim dan Loteng, Bikin Pelaku Kriminal Ketar-ketir

quicknews.id Lombok Timur NTB—Baru Delapan Belas hari menjabat sebagai Kaposlek Sakra Barat, Lombok Timur, IPDA, Awaludin Munggah berupaya mensterilkan gangguan Kamtibmas di wilayah Sakra Barat dengan meningkatkan Patroli rutin hingga Patroli senyap di-sejumlah titik rawan kriminal di wilayah perbatasan antara Lombok Timur dan Lombok Tengah, membuat pelaku kejahatan ketar-ketir.

Kapolsek Sakra Barat, IPDA, Awaludin Munggah, menegaskan wilayah Sakra Barat ini berada di wilayah perbatasan dua kabupaten antara Kabupten Lombok Timur dan Lombok Tengah, Polsek Sakra Barat berkomitmen menjaga keamanan perbatasan dengan mengintensifkan Patroli ke sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah perbatasan tersebut.

“Kami mengintensifkan Patroli di beberapa titik rawan kriminal di perbatasan tersebut, dan mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama membantu dan menjaga kemanan wilayah masing-masing,” jelasnya, Selasa, 8 September 2026.

Ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di sebuah wilayah, masyarakat diarahkan langsung mengubungi bantuan Polisi di nomor 110 atau menghubungi Polmas setempat.

“Tujuannya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bantuan kemanan dari Kepolisian cepat dan tepat,” terang mantan Kanit Intelkam Polsek Selong ini.

Dikatakan, barang siapa yang mengnggu Kamtibmas Sakra Barat, Kepolisian akan mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, ada sebanyak 18 desa yang masuk wilayah hukum Polsek Sakra Barat pada tahun 2027 mendatang, namun sekitar 12 desa yang melangsungkan pemilihan kepala desa.

“Semua anggota kami bekerja sesuai tugas dan tanggungjawabnya untuk menjaga kemanan Sakra Barat” tegasnya.

Dihimbau kepada masyarakat Sakra Barat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas wilayah masing-masing demi Sakra Barat yang aman dan damai. (qn*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.