Polres Lotim 24 Jam Standby Tingkatkan Patroli Ramadhan

Quicknews.id Lombok Timur NTB—Masuk hari ke 12 Ramadhan 1446 H, Polres Lombok Timur terus meningkatkan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) anggota Polres Lotim dari semua fungsi terlibat dalam rangka menciptakan kemanan dan kenyamanan masyarakat saat melaksanakan ibadah Puasa, Shalt tarawih hingga waktu makan Sahur.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasat Sabhara AKP Panca Warsa di ruangannya mengatakan, masuk hari ke 12 Ramadhan menjadi atensi Bapak Kapolres untuk selalu meningkatkan patroli ke tempat-tempat keramaian yang berpotensi menganggu kemanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Shalt Magrib, Shalt Trawih termasuk disaat waktu makan Sahur.

“Kami 24 jam Standby untuk melakukan pelayanan pengamanan kepada masyarakat yang sedang menjalni ibadah Puasa Ramadhan” ucapnya Rabu 12 Maret 2025.

Semua fungsi dilibatkan mulai baik dari Satuan Reserse, Intelkam hingga ke Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Lombok Timur.

Sementara di Kota Selong yang menjadi potensi titik rawan di depan lapangan tugu dan lapangan Nasional, Polres Lotim hadir memberikan himbauan kepada masyarakat termasuk kepada Anak-anak muda untuk sama-sama menjaga ketertiban umum termasuk menjaga kemanan saat menjalankan ibadah Puasa, Shalat Tarawih dan waktu Sahur.

“Seperti perang petasan yang di Tugu Selong dan di perempatan Denggen kami harus mengambil tindakan tegas dengan cara membubarkan paksa supaya masyarkat tidak terganggu saat menjalankan beribadah”

Lanjut Miq Panca, semua Polsek-Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Lombok Timur semakin intens melaksanakan kegiatan patroli ke Desa wilayah masing-masing, kami juga tetap memonitor wilayah rawan keramaian yang dianggap berpotensi, tidak lain hanya memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Petugas Blue light mulai Pukul 10:00 Malam sampai dengan Pukul 1:30 dini hari, lanjut Pukul 2:00 sampai waktu Sahur” sudah diatur jadwalnya.

Himbauan kepada masyarakat Lombok Timur, terutama kepada para orang tua, untuk sama-sama bertanggung-jawab menjaga anak-anaknya membatasi waktu jam keluar malam, hal tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan demi terciptanya daerah Lombok Timur yang aman dan kondusif. (bur*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.