quicknews.id Lombok Timur NTB—Ketua Fraksi Partai Gerindra Muallni menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan melalui tahun jamak yang diajukan Pemda Lombok Timur. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah daerah (Pemda) dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis, hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Xlll Masa Sidang lll DPRD Kabupaten Lombok Timur, Senin 14 Juli 2025.
Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mendorong percepatan pembangunan daerah dengan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak untuk Pembangunan Jalan dan Gedung Serbaguna.
Pengajuan Raperda tersebut menjadi landasan hukum bagi proyek-proyek pembangunan strategis yang bersifat multi tahun. Target utamanya adalah mempercepat dan memastikan pembangunan berpihak pada kepentingan rakyat. Proyek fisik yang direncanakan akan dimulai pada tahun anggaran 2025 hingga 2026 ini, dengan skema pembayaran bertahap hingga tahun 2028 mendatang.
Bak gayung bersambut, Ketua Fraksi Partai Gerindra, Muallni menjelaskan, Raperda ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun Daerah Kabupaten Lombok Timur.
“Kami dari Fraksi Gerindra sangat mendukung Pembangunan terebut” tegasnya.
Dalam hal ini, mengingat sejumlah proyek besar tidak bisa tuntas dengan baik hanya dalam satu tahun anggaran, dengan mengutamakan kwalitas bangunan sangat diprioritaskan.
Dikatakannya Raperda tersebut menjadi pijakan hukum yang tepat untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program skala prioritas.
“Hal ini sejalan dengan visi Lombok Timur yang Smart, Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan, Akuntabel” ucapnya.
Dijelaskan proyek tersebut sejalan dengan pemerataan infrastruktur nasional, penguatan ekonomi kerakyatan, dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif untuk kemajuan rakyat.
Kami dari Fraksi Gerindra juga tetap memberikan pendapat atau masukan strategis untuk memastikan proyek tersebut berjalan dengan baik dan sesuai apa yang diharapkan.
“Kami juga memastikan keberlanjutan anggaran melalui transparansi perencanaan keuangan dan penguatan koordinasi dilintas sektor” jelasnya.
Pembangunan Gedung Wanita agar benar-benar berfungsi dengan baik, terutama dalam mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan, pelatihan, konferensi untuk kemajuan Lombok Timur.
Gerindra mendorong agar pemilihan jalur dan gedung difokuskan di wilayah strategis yang membutuhkan percepatan pembangunan.
“Disini perlunya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek terebut” harpanya. (bur*)