quicknews.id Lombok Timur NTB—Ratusan Massa aksi dari Aliansi Cipayung Plus Lombok Timur ramai-ramai menduduki Kantor DPRD Kabupaten Lombok Timur untuk menyamapikan aspirasi mereka, usai menyampaikan tuntutan, tak disengka tiba-tiba Sekretariat DPRD setempat menyuguhkan makanan Siang gratis kapada demonstran Senin Siang.
Organisasi mahasiswa yang terbaguang dalam aksi Cipayung Plus Lombok Timur, para mahasiswa menyamapikan orasi dengan mengedepankan adab sopan santun dan diterima baik oleh sejumlah anggota DPRD Lombok Timur.
Aksi demo mahasiswa yang dikawal ketat aparat Kepolisian berjalan tertib.
Usai menyampaikan aspirasi dengan ditemui Ketua DPRD Lombok Timur dan anggota dewan lainya, para pendemo akhirnya dapat bernapas lega.
Disela-sela itulah pihak Sekretariat DPRD setempat berbagi makanan berupa nasi bungkus ke semua peserta aksi.
Sekretaris DPRD Lombok Timur, H. Ahyan SH, mengatakan penyediaan nasi dan air minum untuk aparat keamanan yang berjaga. Namun, saat berkoordinasi dengan Ketua DPRD Lotim, Ia diminta untuk memberikan kesetaraan pelayanan kepada mahasiswa.
Langkah tersebut murni diniatkan sebagai bentuk penghormatan kepada masa aksi dan kesetaraan pelayanan pada semua pihak.
“Supaya ada tenaga adik-adik kita menyampaikan orasi” ucpanya Senin, 1 September 2025.
Hayan juga menyampaikan permintaan meminta maaf yang setulus-tulusnya kepada pimpinan dan masa aksi Cipayung Plus apabila niat baik dengan memberikan nasi dan air, disalah maknakan.
Selain itu berbagai macam aksi pujian datang dari Warga Net yang menyaksikan momen bagi-bagi makanan dalam Video yang diposting akun Facebook FJLT mendapat 300 Ribu lebih kali tonton dan ratusan komentar Netizen.
Salah satu pemilik Akun Facebook bernama Sandi Maulana, memberikan komentar positif kepada kinerja DPRD Lombok Timur.
“Ini DPR yang patut ditiru, karena ditengah banyaknya pendemo rusuh, mereka berani menemui rakyatnya dan membagikan nasi bungkus, tidak seperti wakil yang pergi ke Singapore inisial S” tulsinya dalam kolom komentar.
Akun Facebook berikutnya Athar Baok juga ikut berkomentar memuji aksi yang sama.
“Itu namanya peduli (bagi maknan red) jadi rakyat bisa diajak diskusi” ucapnya dalam komentar. (bur*)