Jalur Nasional Labuhan Lombok-Jenggik jadi Atensi Satlantas Polres Lombok Timur

quicknews.id Lombok Timur NTB—Rawannya angka kecelakaan di Lombok Timur di jalur nasional mulai pintu masuk Lombok Timur kearah Labuhan Lombok menjadi atensi Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur, Polda NTB.

Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP. A. Rachman S.I.K. menjelaskan secara general dari dulu sampe sekarang angka kecelakaan di Lombok Timur tinggi, salah satu faktor karena jumlah masyarkatnya sangat banyak, sehingga potensi laka cukup tinggi dari daerah lain.

Adanya jalur nasional yang panjang dari perbatasan Lombok Tengah menuju jalur Pelabuhan Lombok berpotensi terjadi kerawanan lalu lintas meningkat.

“Usha kita dalam menangani kecelakaan, yaitu mencegah sebelum terjadi kecelakaan maupun pasca kecelakaan sampai mungungkap kasus” tegasnya.

Jalur yang sering diatensi yaitu, jalur nasional, karena jalur kecepatan tinggi dan jalan tersebut digunakan oleh masyarakat sekitar sehingga potensi kecelakaan tinggi.

“Kita menghilangkan angka kecelakaan lalu lintas itu tidak mudah, zero eksiden engga ada, tetapi mereduksi angka kecelakaan” tegasnya.

Menurutnya, negara semaju apa-pun tetap ada terjadi kecelakaan lalu lintas tidak ada negara zero kecelakaan.

“Jadi terget kami mereduksi probaliliatss kecelakaan, bukan hanya sekedar merdekusi jumlah lakanya saja” terangnya Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menganalogi sebuah kasus kecelakaan, 100 kecelakaan diantara 1000 kendaraan, sama ada 200 kecelakaan, diantara 100 Ribu kendaraan. Lebih parah yang mana? parah yang 200, atau yang 100 kendaraan? parah yang seratus, kenapa? karna setiap kendaraan punya probabilitas meningkat atau tinggi.

Pertumbuhan jumlah kendaraan di Lombok Timur tinggi itu menandakan pertumbuhan ekonomi meningkat, tetapi dibarengi dengan antisipasi kecelakaan lalu lintas.

“Usaha kami ini senantiasa melakukan edukasi lalau lintas baik dengan warga sekitar anak usia dini, mau pun pengguna jalan” ucapnya.

Satlantas Polres Lotim bekerjasama dengan Forum Lalu-lintas Lombok Timur, terdiri dari Satlantas Polres Lotim, Jasaraharja, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan Lombok Timur, untuk memasang banner di beberapa titik rawan kecelakaan.

Benner tidak sekdar benner yang kecil tulisannya, susah dibaca pengguna jalan. Tetapi, yang benar-benar berguna bagi pengguna jalan, untuk mengurangi kecepatanya, atau lebih fokus mengutamakan keselamatan berkendara bukan cepatnya perjalanan sampai tujuan

“Kita pasang banner dibeberapa titik strategis atau lokasi yang sering terjadi kecelakaan, kita analisa titik-tiik rawan disana kita pasang bannernya” (bur*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.