Kemenhaj Lotim Bimsik 1041 JCH di Masjid Al Mujahidin Antusias dan Tertib

quicknews.id Lombok Timur NTB—Sebanyak 1041 Jamaah Calon Haji (JCH) Lombok Timur mengikuti Bimbingan manasik (Bimsik) haji 2026 dengan tertib di Masjid Al Mujahidin Selong.

Kepala Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Lombok Timur, H. Makinudin waktu ditemui di Masjid Al Mujahidin menjelaskan, kegiatan Bimsik dihadiri seluruh jamaah calon haji di Lombok Timur sebanyak 1041 dan hal ini adalah manasik tingkat kabupaten, kemudian akan dilanjutkan manasik di tingkat kecamatan.

“Manasik tingkat kecamatan mulai tanggal 11 hingga 14 Februari 2026” jelasnya.

Total jumlah Bimsik 5 kali di tahun 2026 ini, 1 kali di tingkat kabupaten dan 4 kali di tingkat kecamatan.

Kecamtan Selong gabung dengan Kecamatan Labuhan Haji, Kecamatan Sembalun dengan Kecamatan Suelwa. Kecamatan Sambalia bergabung Kecamatan Pringgabaya, kemudian Kecamatan Wanasba mandiri, Kecamatan Aik Mel mandiri.

Kemudian Kecamatan Pringgasela, Suralaga dan Sukamulia gabung jadi satu, Kecamatan Masbgaik mandiri, Kecmatan Montong Gading gabung Kecamatan Sikur, Terara mandiri, Kecmatan Sakra Barat mandiri. Kecamatan Sakra induk bergabung Sakra Timur, terkahir Kecmatan Keruak gabung dengan Kecamatan Jerowaru.

Tujuan di-lakukan bimbingan manasik haji adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh jamaah haji Indonesia khususnya jamah haji Lombok Timur terkait pelaksanaan rangakain haji dan umroh mulai dari Tanah Air hingga Arab Saudi baik di Mekkah atau di Madinah, sehingga diharapakn kalau jamaah sudah memiliki pemahaman maka mudah-mudahan menjadi jamaah haji yang mandiri.

“Rangakain acara Bimsik ini tentu ada teorinya, dan juga ada tanya jawabnya, kalau praktiknya nanti pada waktu berikutnya” terangnya Selasa, 10 Februari 2026.

Hadir di acara tersebut, Bupati Lombok Timur, Dinas Kesehatan, Dians Perhubungan, Dukcapil, Imigrasi, NW, NWDI, Forum Urusan Haji dan Umroh, Kepala KUA se-Lombok Timur, dan TNI-Polri.

Perlu diketahui jamaah calon haji Lombok Timur terbagi menjadi 5 Keloter, 3 Keloter utuh yaitu Keloter 1, 6 dan 9, sementara 2 Keloter campuran, yakni Keloter 12 dan Keloter 15. Totalnya lima kali pemberangkatan” tegasnya.

Jamaah haji Lombok Timur diharapkan betul-betuk serius dan tekun menyimak-mendengarkan materi Bimsik ini, sehingga bisa di-jadikan sebagai refrensi pedoman saat melaksanakan ibdah haji dan umroh.

“Semoga jamaah calon haji Lombok Timur mendapatkan haji yang mabrur, Aamiin” ucapnya berdo’a.

Salah satu jamaah calon haji Mutaminnah asal Kecamatan Sakra mengaku terbantu adanya Bimsik haji, karena menambah pengetahuan sekaligus menambah pemahaman tentang pelaksanaan ibadah haji.

“Alhamdulillah Bimsik ini bagus sekali, kami merasa senang karena terbantu menambah pemahaman tentang pelaksanaan ibadah haji” ucapnya. (bur*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.