quicknews.id Lombok Timur NTB—Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Timur selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di bulan Ramadhan 1447 Hijriah.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lotim, AKP. Abdul Rachman S.I.K., saat ditemui di ruangannya menegaskan, pihaknya mendapat laporan dari masayarkat dimana tempat-tempat yang berpotensi, seperti di PTC di Terminal Pancor, banyak ditemukan anak-anak muda berkumpul mengadarai sepeda motor menggunakan kenalpot brong dan ban diluar ukuran.
“Petugas yang mendapatkan laporan langsung memetakan arah Patroli kemudian dilakukan patroli penertiban” tegasnya Selasa, 10 Maret 2026.
Lanjut Rachman, Pusat Pertokoan Pancor (PTC) sebagai tempat berkumpulnya anak muda mulai setelah Shalat Tarawih sampai tengah malam sekitar Pukul 1:00 Wita, keluhan masyarakat tersebut dijadikan dasar untuk dilakukan Patroli pertiban.
“Setelah rutin Patroli di PTC dan di Terminal Pancor, Alhamdulillah sekarang sudah tidak ditemukan lagi anak-anak muda yang berkumpul” tuturnya.
Seandainya dikemudian hari ditemukan ada di lokasi lain, ada masyarkat melakukan aksi balap liar atau melanggar aturan lalu lintas di jalan raya segera melaporkan untuk ditindak-lanjuti
“Kami sangat terbuka untuk menerima laporan masyarakat terkait dengan keluhan lalu lintas” terangnya.
Jalan utama menjadi titik fokus perhatian petugas lalu lintas, seperti di jalur Masbagik Terara, lanjut ke Lenek Aikmel, terikahir di Pringgabaya termasuk Pelabuhan.
Antisipasi jalur rawan di bulan Puasa , puncknya adalah setiap sore, dimana arus lalu lintas masyarakat banyak pencari takjil sehingga mobilitas masyarakat tinggi.
Masyarkat yang melanggar aturan lalu lintas diakukan pendidikan disiplin atau Penertiban sekaligus teguran seprti contoh, pengendara yang mengggukan knalpot brong atau tidak standar, pengendara harus memperbaiki kendaraannya terlebih dahulu.
Seperti knalpot harus diganti dengan yang standar kemudian dilakukan pendekatan sosial orang tua bersangkutan dipanggil untuk memperbaiki kenalpot standar SNI, ditemukan juga roda tidak sesuai ukuran, mereka harus diganti menjadi ban standar setelah itu baru bisa dipulangkan.
“Masyarakat Lombok Timur dikenal memiliki budaya lalu lintas yang baik, mumpung sekarang momen bulan Ramadhan mari kita tunjukan budaya yang baik saat berkendara demi kelancaran arus lalu lintas di daerah” harapnya. (bur*)