Siswa SMKN 1 Sakra Tanam Cabai Bantu Pemprov NTB Tekan Inflasi

quicknews.id Lombok Timur NTB—Beragam cara sekolah kejuruan melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMKN 1 Sakra punya cara unik membantu menakan inflasi, yakni dengan mengajarkan peserta didik baru, bagaimana pola menanam cabai yang baik dan dimulai dari lingkungan sekolah sehingga diharapkan siswa bisa menerapkan ketika tamat dari sekolah.

Kepala SMKN 1 Sakra, Ahmad Suhamka, S.P, mengatakan MPLS tahun 2026 siswa harus senang, kemudian pembinaan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, siswa berkenalan dengan gurunya dan murid berkenalan sesama temannya.

Dari 630 siswa baru, ada 8 program keahlian yang ada di SMKN 1 Sakra, diantaranya, pertama Agrobisnis Ternak Unggas (ATU), Agrobisnis Tanaman Pangan dan Horti (ATPH) ke tiga, Alat Mesin Pertanian (AMP), selanjutnya ada program Pengolahan Hasil Pertanian (PHP) kemudian Perhotelan, Usha Layanan Wisata (ULW) tkkr Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR) dan terkahir, jurusan baru, Teknologi Komputer Jaringan (TKJ).

Pada hari ke dua ada sebanyak 630 siswa baru dibagi menjadi 3 klompok, dua klompok dilatih disiplin atau Praktik Baris Berbaris (PBB) dan 1 kelompok lainnya di,-latih menanam cabai.

“Mereka menanam cabai dapat ilmunya, mulai dari masa penyemaian pembibitan sampe panen, berlaku untuk semua jurusan” ucapnya Selasa, 14 Juli 2026.

Tujuan siswa baru menanam cabai adalah untuk pengendalian inflasi, hal ini merupakan program pemerintah provinsi, sekolah di-instruksikan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, program ini akan di Monitoring dan evaluasi (Monev) oleh Dispora NTB.

Sekolah sudah menyiapkan 700 Polybag termasuk menyiapkan pembibitan hingga datangnya masa panen.

Hasil panen akan dimanfaatkan oleh warga sekolah atau dimanfaatkan oleh keluarga siswa dan guru juga boleh mengambil.

“Sehingga diharapkan terbentuknya siswa-siswi yang berkarakter untuk melanjutkan pendidikan di sekolah ini dan menjadi anak-anak yang sukses” harpanya. (fb*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.