Fakultas Syariah IAIH Pancor Bekali Dosen dan Mahasiswa Ilmu Pasar Modal

quicknews.id Lombok Timur NTB—Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor Fakultas Syariah ada hari ini, menggelar pendidikan Pasar Modal yang ditujukan kepada Mahasiswa dan Dosen Kamis, 30 Juli 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Kampus IAI Hamzanwadi Pancor mengusung tema “Literasi investasi pasar modal syariah dalam mewujudkan generasi akademisi yang cerdas finansial dan berintegritas”.

Sekolah pasar modal kali ini berkolaborasi dengan IDX, ID Clear, Indonesia SIPF, dan Phillip Sekuritas.

Dekan Fakultas Syariah, M. Indra Gunawan menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu instrumen penting bagi mahasiswa, Wabil-khusus di Fakultas Syariah yang noatebenya bergelut dengan pembelajaran pasar modal.

“Ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi akademiknya, mudah-mudahan dengan adanya sekolah pasar modal ini wawasan dan ilmu pengetahuannya semakin luas,” ucapnya Kamis, 30 Juli 2026.

Ia berharap, dosen dan mahasiswa bisa melakukan praktik secara langsung setelah kegiatan ini, agar ilmu yang didapatkan dapat terealisasi dengan baik.

Wakil Rektor I IAIH Pancor, Dr. H. Abd. Hayyi Akrom, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan seperti ini harus lebih sering diadakan guna memperkuat kemampuan literasi akademis mahasiswa secara praktisi tentang pasar modal dan investasi.

“kegiatan ini penting, sebab dapat dipraktikkan secara langsung. Jadi mahasiswa bisa langsung praktik bagaimana pasar modal itu bekerja,” jelasnnya memberikan sambutan.

Ia meminta kepada Fakultas Syariah agar depannya mengadakan agenda Studi Tour untuk mahasiswa supaya ilmu dan pengalamannya seimbang.

“Kami berharap supaya mahasiswa fakultas syariah ini sesekali di bawa studi tour nanti ke kantor pusat IDX, agar mahasiswa dapat mengetahui bagaimana cara kerja pasar modal,” harapnya.

Ia juga menegaskan supaya mahasiswa selalu berhati-hati dengan tawaran-tawaran investasi yang belum jelas legalitas dan keamanannya. Sebab, diakuinya saat ini banyak model investasi bodong di tengah masyarakat.

Dikatakannya, walaupun pengawasan sudah sangat ketat dalam mengawasi berbagai macam investasi, tapi ada saja celah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Saat ini banyak masyarakat kita yang menjadi korban dari investasi bodong. Itulah yang harus kita waspadai, hal ini terjadi karena kurangnya literasi dan pemahaman di tengah-tengah masyarakat kita” sarannya. (qn*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.