Dinas Pertanian Lombok Timur, Sarankan Petani Cabai Gunakan Sistem Drainase yang Baik Cegah Fusarium

quicknews.id Lombok Timur NTB—Cabai merupakan komoditas pertanian yang sangat penting dengan tingkat konsumsi di Kabupaten Lombok Timur NTB sangat tinggi. Ketika musim penghujan, Petani cabai sering menghadapi masalah pembusukan buah cabai, penyebab utama buah cabai membusuk adanya serangan hama dan faktor curah hujan tinggi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi saat ditemui dirunangannya menjelaskan, curah hujan tinggi dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil produksi buah cabai.

Salah satu faktor pembusukan buah karna curah hujan tinggi, akar busuk tanaman cabai layu (Fusarium) sehingga mempengaruhi kualitas buah atau membusuk.

Lanjut Miq Kasturi, kelembaban udara dapat memicu pertumbuhan jamur, bakteri dan lalat buah yang menyebabkan penyakit pada tanaman cabai khususnya pada buah.

“Hujan yang berlebihan dapat menyebabkan genangan air, yang dapat memicu busuk akar, tanaman layu, atau Fusarium” jelasnya Rabu, 24 Desember 2025.

Untuk mengatasi terjadinya pembusukan buah cabai, Petani diharapkan melakukan langkah antisipasi, sejak awal penanaman seperti, pastikan kondisi drainase yang baik untuk mencegah genangan air.

Menggunakan mulsa anorganik seperti plastik untuk menjaga permukaan tanah dari kelembaban udara, termasuk menekan pertumbuhan gulma, supaya pohon cabai tumbuh subur.

Himbauan kepada para petani cabai di Kabupaten Lombok Timur, diharapkan lakukan pengawasan hama secara rutin atau berkala untuk mencegah penyakit yang menyerang tanaman cabai, supaya hasil produksi cabai meningkat.

“Disinilah perlunya penyemprotan fungisida sesuai kondisi tanaman cabai untuk mengendalian jamur dan bakteri yang menyebabkan kualitas buah” ucapnya. (bur*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.