Polres Lotim Lakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan, Ini Tujuannya

quicknews.id Lombok Timur NTB – Polres Lombok Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rinjani 2026 pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 07.30 Wita di Lapangan Apel Polres Lombok Timur. Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Lombok Timur Kompol Sidik Pria Mursita, S.H., dan diikuti oleh unsur TNI, Polri, serta instansi terkait sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan penertiban lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan apel turut dihadiri oleh Pasi Ops Kodim 1615 Lombok Timur Kapten Inf. Isa Ansyari, para Kabag, Kasat, dan Kasi Polres Lombok Timur, Danki 3 Batalyon B Brimobda NTB AKP I Wayan Putu Susena, S.H., Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur Muhammad Safwan, S.E., serta Kasat Pol PP Lombok Timur Drs. Salmun Rahman, M.M. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Adapun pasukan yang mengikuti apel terdiri dari berbagai kesatuan, di antaranya Pasukan Kodim 1615 Lombok Timur, Sat Brimob, Samapta, Satlantas, gabungan staf, Satreskrim/Intelkam, Dishub, serta Satpol PP, dengan total kekuatan ratusan personel. Seluruh pasukan disiagakan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Rinjani 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini berkembang sangat cepat dan dinamis seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan populasi penduduk, serta pesatnya modernisasi transportasi berbasis digital. Polri, khususnya fungsi lalu lintas, dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja melalui program Presisi guna mewujudkan Kamseltibcarlantas, menurunkan angka fatalitas kecelakaan, membangun budaya tertib berlalu lintas, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan data IRSMS Ditlantas Polda NTB, pada tahun 2025 tercatat 2.392 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 350 korban meninggal dunia, meningkat 11 persen dibandingkan tahun 2024. Melalui Operasi Keselamatan Rinjani 2026 yang mengedepankan upaya preemtif, preventif, persuasif, dan humanis, diharapkan angka kecelakaan dan kemacetan dapat ditekan. Kegiatan apel berakhir pada pukul 08.20 Wita dan berjalan dengan aman serta lancar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.