quicknews.id Lombok Timur NTB—Polsek Pringgasela meningkatkan patroli kewaspadaan untuk menekan angka kejahatan pencurian dan aksi kriminalitas lainnya di wilayah Kecamatan Pringgasela untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca terjadinya aksi pencurian ternak sapi beberapa waktu lalu di Dusun Tangkoq Anggas, Desa Timba Nuh, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.
Kapolsek Pringgasela, IPTU, Arif Budiman, S.H., saat ditemui di ruangannya menjelaskan untuk menekan angka kejahatan pencurian Polsek Pringgsela selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu waspada menjaga kemanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
Ditekankan kepada anggota untuk meningkatkan patroli pada jam rawan atau mulai dari pukul 11:00 WITA sampe pukul 3:40 Pagi.
Kegiatan tersebut diistilahkan giat Nyambang Desa atau patroli wilayah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga termasuk yang pelihara sapi.
“Sekarang sedang maraknya terjadi pencurian sapi,” tuturnya Rabu, 23 September 2026.
Ia meminta pemerintah desa yang ada di wilayah Kecamatan Pringgasela untuk menghidupkan kembali Badan Kemanan Desa (BKD) untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.
Titik rawan yang menjadi perhatian Polsek Pringgsela seperti di wilayah Jurit Baru, Pengadangan Barat, kemudian di jalur menuju Lenek dan Pringgsela Timur, lokasi tersebut juga minim lampu penerang, sehingga berpotensi gangguan Kamtibmas.
Dihimbau kepada masyarakat, jika terjadi hal-hal yang mencurigakan, segera menghubungi bantuan Polisi di Nomor 110 supaya masyarakat mendapatkan pelayanan cepat tepat.
“Intinya, kami Polri bersama masyarkat menjaga keamanan dan ketertiban supaya keinginan masyarakat tercapai,” ucapnya. (bur*)